Calon Presiden Colombia, Miguel Uribe Turbay, telah maut kerana serangan senjata api oleh kartel narkotik.
Senator Miguel Uribe Turbay, berusia 39 tahun, meninggal dunia pada 11 Ogos 2025 di Hospital Fundación Santa Fe, Bogotá, setelah dirawat lebih dari dua bulan akibat serangan penembakan yang terkena kepalanya semasa acara kempen pada 7 Jun 2025.
Uribe berasal dari keluarga politik ternama, beliau adalah cucu bekas Presiden Julio Cesar Turbay Ayala dan anak kepada wartawan Diana Turbay, yang dibun*h oleh kartel Medellín pada 1991.
Uribe pernah menjadi anggota Majlis Bandar Bogota pada usia 25, sebelum dilantik sebagai Setiausaha Kerajaan Bogota, dan dipilih sebagai senator pada tahun 2022
Kematian beliau diumumkan oleh isterinya, María Claudia Tarazona, melalui media sosial yang menyatakan: “Rest in peace, love of my life. I will take care of our children.”
Senator Miguel Uribe Turbay, a Colombian presidential hopeful who had warned that the nation was slipping back into its violent past, died two months after being gunned down while campaigning in Bogotá. He was 39 https://t.co/17G8ND2mDk pic.twitter.com/gx39xg9VBQ
— Bloomberg (@business) August 11, 2025
Insiden penembakan ini menjadi peringatan pahit akan era kekerasan politik 1980–1990-an, ketika beberapa calon presiden dibunuh oleh kartel narkotik. Sekali lagi, keamanan politik menjadi sorotan serius oleh media tempatan dan antarabangsa.
Presiden Gustavo Petro menyebut kematian Uribe sebagai “kekalahan untuk Colombia dan kehidupan”, menegaskan bahwa “nyawa adalah di atas mana mana ideologi.”
.
Selain itu, pihak berkuasa telah menangkap enam orang yang disyaki terlibat, termasuk seorang remaja yang ditangkap di tempat kejadian. Pemerintah juga menyeru agar penyiasatan mendalam untuk mengungkap dalang dan pihak intelektual di sebalik serangan tersebut